Mudik ….. entah Natal, Tahun Baru
atau Lebaran tidak hanya sekedar sebuah perjalanan jauh. Lebih
dari itu, dengan mudik kita melepas rindu, meningkatkan tali
silaturahmi dengan keluarga, kerabat dan handai taulan. Agar
perjalanan mudik aman dan nyaman, siapkan kondisi fisik dan
kendaraan Anda sebaik mungkin sehingga perjalanan selalu
lancar dan menyenangkan.
Oli Mesin
Periksa oli
mesin Anda. Gunakan oli sesuai petunjuk dan anjuran sesuai
petunjuk dan ajuran service. Bila perlu oli gardan dan oli
persnelling diganti sebelum berangkat. Disarankan penggantian
oli setiap 2000-2500 km. Sebaiknya dikuras terlebih dahulu
dengan Engine Flush. Dengan penambahan Oil Treatment, masa
pakai oli bisa diperpanjang satu setengah kalinya. Sedangkan
bila menggunakan oli sintetik dianjurkan penggantian setiap
5000 km.
Tune-Up
Periksa mobil
dalam kondisi prima. Periksa keadaan platina, busi, saluran
gas buang. Untuk menjaga kebersihan karburator, injektor dan
sistem saluran bahan bakar, tambahkan campuran bahan bakar
yang dapat meningkatkan akselerasi mesin (tarikan lebih
ringan) sekaligus irit bahan bakar. Bila perlu tune-up mesin.
Minyak Rem
Hati-hati di
musim hujan. Pastikan rem mobil Anda bekerja sempurna, periksa
minyak rem. Jika kurang tambahkan minyak rem netral. Kuras dan ganti
minyak rem setiap 20.000 km atau satu kali setahun (mana yang
lebih dahulu tercapai). Periksa juga kondisi rem tangan.
Power Steering
Periksa sistem
power steering mobil Anda. Bila perlu tambahkan Power Steering
Fluid. Jangan gunakan jenis minyak lain sebagai penggantinya.
Untuk menjaga kelancaran dan sistem power steering lebih awet
atur ban mobil tetap dalam posisi lurus apabila parkir
Pelumas Serba Guna
Bersihkan
terminal aki, koil, kabel koil dan delco. Pelumas serba guna dapat menetralisir asam sehingga mesin yang basah dapat
di start lebih mudah. Pelumas serba guna juga dapat menghilangkan bunyi
derit dan melancarkan engsel-engsel pintu dan jendela.
Kesehatan
Agar
perjalanan tidak tergangu, jaga kondisi kesehatan badan.
Sediakan selalu obat-obatan yang biasa Anda pakai dalam kotak
P3K.
Air Wiper
Perjalanan di
musim hujan perlu ekstra hati-hati. Lebih-lebih bila
perjalanan malam hari. Air hujan atau kaca kotor bisa
mengganggu pandangan pengemudi. Untuk itu, periksalah kondisi
karet wiper, tabung air wiper. Agar supaya kaca lebih jernih
tambahkan windshield washer solvent/concentrate (cairan
pembersih kaca).
Air Radiator
Periksa
radiator untuk memastikan sirkulasi air pendingin lancar. Bila
perlu kuras dengan Radiator Flush untuk membersihkan sisa
kerak di radiator. Periksa juga fan dan tali kipas. Sangat
dianjurkan penambahan cairan pendingin radiator (Radiator
Coolant), yang sekaligus berfungsi mencegah karat, pembuihan
dan melumasi water pump (pompa air) dalam radiator.
Air Aki
Periksa
kondisi accu (aki). Jangan lupa, periksa juga sekering,
kabel-kabel dan alternatornya. Terminal-terminal aki dan
kabel-kabel massa ke bodi mobil mesti dibersihkan. Isi air aki
sebatas level yang dianjurkan. Bila perlu accu (aki) di-charge
lagi.
Tekanan
Ban
Periksa
tekanan ban sesuai anjuran/ketentuan. Pada ban yang terlalu
kempes akan terjadi efek perataan (flapping effect) sehingga
mudah pecah dalam kecepatan tinggi.
Sabuk
Keselamatan
Kenakan selalu
sabuk keselamatan dam perjalanan. Ini penting, sebab pada saat
pengereman mendadak, otot lengan dan kaki saja tak cukup kuat
untuk menahan beban berat badan.
Bersabar
Jaga emosi
sewaktu mengendarai mobil, jangan mudah terpancing bila ada
mobil mendahului dari sebelah kiri di jalan tol. Ingat,
mengendarai mobil di bahu jalan sangat berbahaya. Bila ada
kendaraan besar dari arah depan saling berpacu, lebih baik
mengalah dengan mengambil jalan paling kiri. Bila dirasa aman,
silahkan menambah kecepatan.
Kecepatan
& Jarak Kendaraaan
Jagalah batas
kecepatan kendaraan anda tetap dalam kontrol dan konsentrasi.
Jaga jarak kendaraan dengan mobil yang ada di depan, terutama
ketika berada di jalan tol. Nikmati perjalanan tak perlu
berpacu.
Trik
Cermat di Jalan Basah
Melibas
jalanan basah, sangat berbeda penanganannya dengan kondisi
jalan kering. Nah, dibawah ini ada beberapa trik yang perlu
diperhatikan. Tujuannya untuk meminimalisasi kemungkinan
kecelakaan.
1.
Pilih desain ban yang cocok untuk jalan basah. Sebisa
mungkin cari kembang ban yang efektif menyalurkan air.
2.
Perhatikan tekanan ban. Sebaiknya periksa seminggu
sekali.
3.
Jaga kecepatan. Segera kurangi kecepatan begitu Anda
memasuki jalan yang basah atau tergenang air.
4.
Hindari manuver mendadak. Misalnya berbelok, pengereman
dan berakselerasi. Lakukan secara halus dan hati-hati.
5.
Feeling pengereman. Gunakan perasaaan ketika harus
mengerem mendadak. Jangan langsung injak habis. Lakukan
langkah menginjak pedal rem berulang-ulang. Tujuannya agar tak
terjadi rem ngeblok.
Tetap tenang.
Inilah trik paling jitu. Terutama ketika tiba-tiba, mobil
masuk ke genangan air dan terjadi gejala aquaplanning. Jangan
lakukan pengereman mendadak. Kurangi kecepatan secara bertahap
dan usahakan arah kendaraan tetap lurus.
Tujuh Langkah Bila Kendaraan Anda Terendam Banjir
Banjir masih
menjadi berita hangat di musim hujan. Jika mobil atau motor
kebanjiran dan terendam beberapa hari, segera lakukan langkah
darurat buat mesin, girboks dan gardan seperti dibawah ini.
1.
Mobil/motor jangan langsung dihidupkan/dijalankan.
Ganti dulu pelumas, baik mesin, gardan maupun transmisi dengan
yang baru.
2.
Kuras air radiator berikut tabung cadangannya.
3.
Ganti saringan udara karburator dengan yang
baru/kering.
4.
Bersihkan semua konektor kabel, termasuk kabel busi
dari air. Caranya manfaatkan tiupan kompresor. Jika tidak ada,
gunakan lap kering.
5.
Keringkan busi dan tutup distributor.
6.
Dalam posisi mesin mati, mainkan tuas atau pedal
kopling dan tongkat persneling berulang-ulang.
7.
Hidupkan mesin dan jangan langsung digas. Diamkan
hingga temperatur mesin mulai menghangat.
tips
dikutip dari tabloid Otomotif